Babat — “Ah, ngapain dibersihkan, paling besok sampahnya datang lagi...”
Pernah mendengar pemikiran seperti itu? Sekilas terdengar sederhana, tetapi jika dibiarkan, kebiasaan tersebut justru dapat menjadi masalah besar bagi lingkungan dan masyarakat.
Sampah yang dibuang ke kali atau saluran air dapat menumpuk dan menghambat aliran. Ketika kapasitas aliran terganggu, air tidak dapat mengalir dengan optimal dan pada kondisi tertentu dapat meningkatkan risiko terjadinya genangan maupun banjir.
Bersih Hari Ini, Jangan Kotori Lagi Besok
Membersihkan sungai dan saluran air memang penting, tetapi menjaga agar sampah tidak kembali masuk ke dalamnya jauh lebih penting.
Kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas yang melakukan pemeliharaan. Masyarakat juga memiliki peran besar dalam menjaga kondisi lingkungan sekitar.
Langkah sederhana seperti tidak membuang sampah ke kali, sungai, maupun saluran irigasi dapat memberikan dampak besar bagi kelancaran aliran air.
Sampah yang hari ini terlihat kecil dan tidak berarti dapat menjadi tumpukan yang menghambat aliran air jika dilakukan berulang kali.
Jaga Kali, Jaga Lingkungan
UPTD PSDA Babat terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan infrastruktur sumber daya air. Kali dan saluran air bukan tempat pembuangan sampah, melainkan bagian penting dari sistem tata air yang harus dijaga agar tetap berfungsi dengan baik.
Menjaga kebersihan kali berarti turut menjaga lingkungan, mengurangi potensi penyumbatan aliran, dan membantu mengantisipasi risiko genangan maupun banjir.
Karena masa depan lingkungan ditentukan oleh kebiasaan kita hari ini.
STOP BUANG SAMPAH DI KALI!
Bersih kalinya, lancar alirannya, aman lingkungannya.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan





