Kedungpring — Waduk bukan sekadar tempat menampung air. Di balik keberadaannya, terdapat peran penting dalam mendukung pengelolaan sumber daya air, pelayanan irigasi, serta keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat.
Salah satunya adalah Waduk Kalen yang berada di Kecamatan Kedungpring dan menjadi bagian dari sistem pengelolaan air di wilayah kerja UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat.
Berikut lima fakta tentang Waduk Kalen yang perlu diketahui:
1. Waduk Kalen Mendukung Kebutuhan Air Pertanian
Waduk Kalen memiliki fungsi penting dalam mendukung penyediaan air bagi kegiatan pertanian. Air yang tersedia dikelola dan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan lahan pertanian di wilayah layanan.
2. Air Tidak Langsung Sampai ke Sawah
Air yang sampai ke lahan pertanian tidak mengalir begitu saja. Air perlu melalui sistem jaringan irigasi dan pengaturan yang dilakukan secara terencana agar distribusinya dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Petugas pengairan memiliki peran dalam memantau kondisi jaringan dan mengatur pelayanan air di lapangan.
3. Bagian dari Sistem Irigasi yang Mendukung Pertanian
Waduk Kalen dan Waduk Prijetan menjadi bagian penting dalam pengelolaan sumber daya air yang mendukung kegiatan pertanian di wilayah Kecamatan Kedungpring dan sekitarnya.
Keberadaan infrastruktur tersebut membantu menjaga keberlanjutan pelayanan air irigasi bagi masyarakat dan petani.
4. Kondisi Waduk Perlu Dipantau dan Dipelihara
Agar dapat terus memberikan manfaat, kondisi waduk dan infrastruktur pendukungnya perlu dipantau serta dipelihara secara berkala.
Kegiatan operasi dan pemeliharaan menjadi bagian penting untuk menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air agar tetap berjalan dengan baik.
5. Menjaga Waduk adalah Tanggung Jawab Bersama
Keberlanjutan fungsi waduk tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pengelola. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan sekitar waduk, saluran, dan jaringan irigasi.
Tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan saluran, serta mendukung kegiatan pemeliharaan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar.
Bagi petani, air yang tersedia berarti harapan bagi tanaman untuk tumbuh. Bagi masyarakat, waduk dan jaringan irigasi merupakan bagian dari infrastruktur yang mendukung kehidupan dan perekonomian.
Karena itu, menjaga sumber daya air berarti menjaga keberlanjutan pertanian dan kehidupan masyarakat untuk masa depan.
UPTD PSDA Babat terus berkomitmen melakukan pengelolaan, monitoring, operasi, dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
Jaga waduk, jaga irigasi, jaga air untuk pertanian dan masa depan.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan





