Kedungpring, 17 Juni 2026 — Air yang mengalir hingga ke lahan pertanian bukanlah sebuah proses yang terjadi begitu saja. Di balik lancarnya distribusi air irigasi, terdapat peran penting Juru Pengairan yang setiap hari berada di lapangan untuk memantau kondisi jaringan, mengatur distribusi air, serta memastikan pelayanan irigasi dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan petani.
Pada Rabu, 17 Juni 2026, kegiatan pemantauan dan pengelolaan air dilaksanakan di Wilayah Primer Kanan Daerah Irigasi (D.I.) Waduk Prijetan oleh Juru Pengairan Majenang dan Sidobinangun.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan operasi dan pelayanan jaringan irigasi di wilayah kerja UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat. Juru Pengairan melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi saluran dan aliran air untuk memastikan distribusi menuju wilayah layanan tetap berjalan dengan baik.
Dalam menjalankan tugasnya, Juru Pengairan memiliki peran penting dalam mengatur dan memantau bukaan pintu air sesuai dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan. Pengaturan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan air dan kebutuhan tanaman sehingga pelayanan dapat dilakukan secara efektif dan terukur.
Pemantauan jaringan secara rutin juga memungkinkan petugas mengetahui lebih awal apabila terdapat kendala pada saluran maupun bangunan irigasi. Dengan demikian, koordinasi dan langkah penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi yang ditemukan di lapangan.
Bagi petani, keberadaan Juru Pengairan menjadi bagian penting dalam memastikan air dapat sampai ke lahan pertanian. Namun, kelancaran pelayanan irigasi juga membutuhkan kerja sama antara petugas, HIPPA, dan masyarakat pengguna air dalam menjaga jaringan serta menggunakan air secara bijaksana.
D.I. Waduk Prijetan merupakan salah satu sistem irigasi yang berperan dalam mendukung kegiatan pertanian masyarakat di wilayah kerja UPTD PSDA Babat. Karena itu, operasi dan pemeliharaan jaringan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pelayanan irigasi.
Melalui kegiatan pemantauan di lapangan, UPTD PSDA Babat terus berupaya memastikan pengelolaan air berjalan secara optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terlayani. Setiap aliran yang sampai ke sawah menjadi bagian dari proses panjang dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.
Air yang mengalir membawa kehidupan.
Juru Pengairan menjaga agar alirannya tetap sampai ke sawah.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan





