Sukodadi, 12 Juni 2026 — UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman padi di Daerah Irigasi (D.I.) Rawa Kwanon pada Jumat, 12 Juni 2026.
Pemantauan dilakukan di sejumlah wilayah layanan, yaitu Desa Pajangan, Desa Kwanon, Desa Padengan Ploso, dan Desa Madulegi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin UPTD PSDA Babat dalam mengetahui kondisi tanaman sekaligus memastikan kebutuhan air irigasi di wilayah pertanian dapat terpenuhi dengan baik.
Kondisi tanaman menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan pelayanan air irigasi. Dengan mengetahui perkembangan tanaman secara langsung, petugas dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan air di lapangan dan melakukan koordinasi dalam pengaturan distribusi air sesuai dengan kondisi jaringan serta ketersediaan air.
D.I. Rawa Kwanon memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian masyarakat di wilayah Kecamatan Sukodadi dan sekitarnya. Kelancaran distribusi air menjadi salah satu faktor pendukung agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan kegiatan budidaya pertanian dapat berlangsung secara optimal.
Pemantauan secara berkala juga menjadi bentuk kehadiran petugas di tengah masyarakat dan petani. Melalui komunikasi serta koordinasi dengan masyarakat pengguna air, berbagai kondisi dan kebutuhan di lapangan dapat diketahui sehingga pelayanan irigasi dapat terus ditingkatkan.
UPTD PSDA Babat berkomitmen untuk menjaga pengelolaan jaringan irigasi secara optimal melalui kegiatan monitoring, operasi, dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung keberlanjutan pelayanan air bagi lahan pertanian.
Dengan pengelolaan irigasi yang baik dan sinergi antara petugas dengan masyarakat, diharapkan pertumbuhan tanaman tetap sehat, produktivitas pertanian meningkat, serta ketahanan pangan daerah dapat terus terjaga.
Air terjaga, tanaman tumbuh, petani tangguh.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan





