Modo, 6 Juni 2026 — UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat melaksanakan kegiatan monitoring normalisasi saluran irigasi primer Daerah Irigasi (D.I.) Waduk Bowo, Kecamatan Modo, pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan normalisasi saluran irigasi berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Normalisasi saluran tersebut dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Lamongan sebagai bagian dari upaya meningkatkan fungsi jaringan irigasi.
Normalisasi dilakukan terutama untuk mengurangi sedimentasi yang menumpuk pada saluran. Sedimentasi yang berlebihan dapat mengurangi kapasitas saluran dan menghambat kelancaran aliran air dari waduk menuju wilayah pertanian.
Dengan dilaksanakannya normalisasi, kapasitas dan fungsi saluran diharapkan dapat kembali optimal sehingga aliran air irigasi dapat berjalan lebih lancar. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pemerataan distribusi air ke lahan-lahan pertanian yang berada di wilayah layanan D.I. Waduk Bowo.
Ketersediaan air irigasi yang cukup dan distribusi yang lancar memiliki peran penting bagi keberlangsungan kegiatan pertanian. Air yang dapat mengalir secara optimal akan membantu petani memenuhi kebutuhan air tanaman sesuai dengan kondisi di lapangan.
Selain mendukung pelayanan irigasi, kegiatan normalisasi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi. Infrastruktur yang terpelihara dengan baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
UPTD PSDA Babat akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi jaringan irigasi dan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan fungsi jaringan tetap terjaga serta mendukung pelayanan air irigasi kepada masyarakat.
Melalui sinergi antara Dinas SDABK Kabupaten Lamongan, UPTD PSDA Babat, petugas lapangan, dan masyarakat pengguna air, diharapkan pengelolaan jaringan irigasi dapat berjalan semakin optimal dalam mendukung pertanian dan ketahanan pangan.
Air lancar, sawah terairi, hasil panen lebih baik.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan





