UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kuro Kabupaten Lamongan melaksanakan operasi monitoring kondisi air baku di sejumlah waduk dan rawa yang berada di wilayah kerjanya pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini merupakan pemantauan rutin Periode Dasarian II Bulan Juli untuk mengetahui kondisi ketersediaan air sekaligus menjadi dasar dalam pengelolaan sumber daya air di lapangan.
Berdasarkan hasil monitoring, Waduk Palangan tercatat memiliki elevasi peilschaal +073 dengan volume air sebesar 282.213 meter kubik atau 55,36 persen. Sementara itu, Rawa Geger berada pada elevasi peilschaal -024 dengan volume air 19.059 meter kubik atau 3,88 persen.
Adapun Rawa Sibanget tercatat memiliki elevasi peilschaal +014 dengan volume air sebesar 225.266 meter kubik atau 60,27 persen.
Data hasil monitoring menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kondisi tampungan air dan mendukung pengambilan langkah pengelolaan sumber daya air sesuai dengan kondisi di lapangan. Pemantauan secara berkala juga penting dilakukan untuk mengantisipasi perubahan ketersediaan air, khususnya dalam menghadapi kondisi musim kemarau.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan melalui UPTD PSDA Kuro terus berkomitmen melakukan pemantauan dan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Terjaganya ketersediaan air baku di waduk dan rawa diharapkan mampu mendukung pelayanan irigasi, menjaga produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamongan.




