UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kuro Kabupaten Lamongan melaksanakan operasi monitoring kondisi air baku di sejumlah waduk dan rawa yang berada di wilayah kerjanya pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan rutin Periode Dasarian I Juli 2026 untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga dalam mendukung kebutuhan irigasi dan pengelolaan sumber daya air.
Hasil monitoring menunjukkan kondisi air baku di Waduk Palangan berada pada elevasi peilschaal +088 dengan volume tampungan 341.000 meter kubik atau 66,89 persen dari kapasitas. Sementara itu, Rawa Geger tercatat memiliki elevasi peilschaal +001, volume air 98.500 meter kubik, dengan persentase tampungan 20,07 persen.
Adapun di Rawa Sibanget, hasil pemantauan menunjukkan elevasi peilschaal +023 dengan volume tampungan 256.695 meter kubik atau 68,68 persen dari kapasitas.
Monitoring kondisi air baku dilakukan secara berkala sebagai dasar dalam pengambilan keputusan operasional, khususnya terkait pengaturan distribusi air, antisipasi musim kemarau, serta evaluasi kondisi tampungan air di wilayah kerja UPTD PSDA Kuro.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan melalui UPTD PSDA Kuro terus berkomitmen menjaga ketersediaan air baku melalui pemantauan yang berkelanjutan. Data hasil monitoring menjadi acuan penting dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang efektif, sehingga mampu menunjang produktivitas pertanian, menjaga ketahanan pangan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.





