Pemerintah Kabupaten Lamongan lamongankab.go.id
DINAS SUMBER DAYA AIR DAN BINA KONSTRUKSI
agenda

UPTD PSDA Babat Bersama BPP Pertanian dan Forkopimcam Kedungpring Monitoring Tanaman dan Pengaturan Air Irigasi di Wilayah Primer Kanan

Rabu, 08 Juli 20263x dilihat
Foto: UPTD PSDA Babat Bersama BPP Pertanian dan Forkopimcam Kedungpring Monitoring Tanaman dan Pengaturan Air Irigasi di Wilayah Primer Kanan

Kedungpring, 8 Juli 2026 — Pengelolaan irigasi yang baik tidak hanya berkaitan dengan memastikan air mengalir ke lahan pertanian, tetapi juga memastikan ketersediaannya sesuai dengan kebutuhan tanaman pada setiap fase pertumbuhan.

Pada Rabu, 8 Juli 2026, UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat bersama BPP Pertanian, Pemerintah Desa Majenang, dan Forkopimcam Kedungpring melaksanakan kegiatan monitoring kondisi tanaman di Wilayah Primer Kanan, Daerah Irigasi Waduk Prijetan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama dalam memantau perkembangan tanaman sekaligus memastikan pelayanan dan pengaturan distribusi air irigasi berjalan dengan baik.

Memantau Tanaman pada Fase Pramedia/Brobot

Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman di wilayah tersebut saat ini memasuki fase pramedia/brobot. Pada fase ini, kondisi tanaman dan kebutuhan air perlu terus diperhatikan agar pertumbuhan dapat berlangsung secara optimal.

Monitoring dilakukan dengan melihat kondisi tanaman di lapangan, ketersediaan air irigasi, serta pelaksanaan distribusi air menuju lahan pertanian.

Informasi dari hasil pemantauan menjadi bahan koordinasi antarinstansi dalam menentukan langkah pengelolaan air yang sesuai dengan kondisi tanaman dan kebutuhan petani.

Antisipasi Hama dan Gangguan Pertumbuhan

Selain memantau ketersediaan air, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya antisipasi terhadap potensi serangan hama dan gangguan pertumbuhan tanaman.

Kolaborasi antara petugas pengairan, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan unsur Forkopimcam menjadi penting untuk mendapatkan gambaran kondisi pertanian secara menyeluruh.

Dengan pemantauan yang dilakukan secara bersama-sama, berbagai potensi permasalahan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat dikoordinasikan sesuai bidang dan kewenangan masing-masing.

Air Tepat, Tanaman Sehat, Pertanian Terjaga

Pengaturan air irigasi perlu dilakukan secara terukur dengan memperhatikan kondisi ketersediaan air dan kebutuhan tanaman. Air yang terlalu sedikit dapat mengganggu pertumbuhan, sementara pengelolaan yang tidak tepat juga dapat memengaruhi kondisi lahan.

Karena itu, UPTD PSDA Babat terus melakukan monitoring dan pelayanan irigasi dengan mengedepankan koordinasi bersama para pemangku kepentingan dan masyarakat pengguna air.

Pengelolaan irigasi yang tepat bukan hanya mengalirkan air ke sawah, tetapi memastikan setiap tetes air dimanfaatkan secara adil, tepat waktu, dan tepat kebutuhan.

Melalui sinergi pengairan dan pertanian, diharapkan kondisi tanaman tetap terjaga, produktivitas pertanian dapat dipertahankan, serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan sumber daya air dapat terpenuhi secara optimal.

Air terkelola, tanaman terjaga, petani semakin berdaya.

UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan


Hari Jadi Lamongan ke-457
SP4N-LAPOR!LAPOR PAK YES!LAPOR WBSNomor Telepon Penting