Rapat Rutin HIPPA dan Tasyakuran D.I. Waduk Prijetan, Perkuat Sinergi Pengelolaan Irigasi dan Pertanian
Lamongan, 6 Agustus 2026 — UPTD PSDA Babat Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Lamongan bersama para pemangku kepentingan melaksanakan Rapat Rutin HIPPA Daerah Irigasi (D.I.) Waduk Prijetan sekaligus tasyakuran atas keberhasilan panen Musim Tanam II Musim Kemarau I (MT II MK I), Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan musim tanam sebelumnya sekaligus mempersiapkan pengelolaan air pada Musim Tanam III Musim Kemarau II (MT III MK II). Dalam rapat, para peserta menyampaikan berbagai masukan, kondisi lapangan, serta kendala yang dihadapi petani sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan pola pengaliran air.
Berdasarkan hasil pembahasan dan kesepakatan bersama dengan mengacu pada Rencana Tata Tanam Global (RTTG), pola pengaliran pada MT III MK II ditetapkan untuk mendukung tanaman palawija. Penetapan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bersama dalam pengaturan distribusi air irigasi sehingga pemanfaatan sumber daya air tetap efektif, efisien, dan sesuai dengan kondisi ketersediaan air.
Selain rapat rutin, kegiatan juga dirangkaikan dengan tasyakuran atas keberhasilan panen MT II MK I. Rasa syukur tersebut semakin bermakna karena hasil panen mampu melampaui target, didukung kualitas gabah yang baik serta harga yang menguntungkan bagi petani.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara petani, HIPPA, petugas pengairan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga dan mengelola jaringan irigasi. Ketersediaan air yang terjaga dan pengelolaan irigasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian.
Momentum keberhasilan panen ini juga menjadi bagian dari semangat bersama dalam mendukung Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga pangan dan penghasil padi tertinggi di Jawa Timur.
Melalui rapat rutin HIPPA dan tasyakuran ini, UPTD PSDA Babat terus mendorong komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan para petani serta kelembagaan pengelola irigasi. Dengan sinergi yang kuat dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah D.I. Waduk Prijetan dapat terus meningkat.
Sinergi terjaga, irigasi lancar, pertanian semakin berjaya.




