Kuripan, 19 Juni 2026 — UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat melaksanakan kegiatan pemantauan kondisi perkembangan tanaman di Daerah Irigasi (D.I.) Waduk Kuripan pada Jumat, 19 Juni 2026.
Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi pertanian dan pelayanan air irigasi di wilayah tersebut tetap berjalan dengan baik. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman, selain penggunaan benih dan pemupukan yang sesuai.
Dalam kegiatan tersebut, tim UPTD PSDA Babat melakukan pemantauan terhadap beberapa aspek yang berkaitan dengan kondisi pertanian, meliputi:
- Kondisi tanaman, untuk memastikan pertumbuhan tetap sehat dan produktif;
- Ketersediaan air irigasi, untuk memastikan kebutuhan air dapat terpenuhi dan terdistribusi secara merata;
- Perkembangan pertumbuhan tanaman, sebagai bahan evaluasi kondisi tanaman di lapangan;
- Kondisi cuaca dan iklim, yang turut menjadi faktor dalam perkembangan tanaman dan kebutuhan air.
Pemantauan secara langsung diperlukan untuk memperoleh gambaran kondisi pertanian di lapangan. Data dan informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan dalam pengelolaan pelayanan air irigasi serta koordinasi dengan petugas dan masyarakat pengguna air.
Ketersediaan air irigasi yang cukup dan distribusi yang baik sangat penting bagi tanaman, terutama pada tahapan pertumbuhan yang membutuhkan pasokan air sesuai dengan kondisinya. Pengelolaan air yang tepat diharapkan dapat membantu petani mempertahankan kondisi tanaman dan produktivitas lahan.
D.I. Waduk Kuripan merupakan salah satu wilayah layanan yang mendukung kegiatan pertanian masyarakat. Oleh karena itu, monitoring kondisi tanaman dan jaringan irigasi perlu dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelayanan sumber daya air.
UPTD PSDA Babat berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan kondisi tanaman, ketersediaan air, serta jaringan irigasi di wilayah kerja. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan air yang lebih efektif sekaligus membantu menjaga produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Pada akhirnya, hasil panen yang optimal merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling mendukung. Salah satunya adalah air irigasi yang tersedia, terkelola, dan tersalurkan dengan baik.
Air terjaga, tanaman sehat, panen optimal, petani sejahtera.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan





