Babat — UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) perkembangan usia tanaman padi di wilayah Daerah Irigasi (D.I.) Rawa Bulu sebagai bagian dari upaya pemantauan kondisi pertanian dan kebutuhan air irigasi di wilayah kerja.
Monitoring perkembangan tanaman dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi pertumbuhan tanaman di masing-masing wilayah layanan. Data usia tanaman menjadi salah satu informasi penting dalam mendukung pengelolaan dan pengaturan distribusi air irigasi agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman di lapangan.
Berdasarkan hasil monitoring, usia tanaman padi di sejumlah desa wilayah D.I. Rawa Bulu tercatat sebagai berikut:
| No. | Desa | Usia Tanaman |
|---|---|---|
| 1 | Trosono | 25–35 HST |
| 2 | Latek | 25–35 HST |
| 3 | Miru | 25–35 HST |
| 4 | Siman | 30–45 HST |
| 5 | Bulutengger | 25–35 HST |
| 6 | Pucuk | 20–30 HST |
| 7 | Kesambi | 20–30 HST |
| 8 | Warukulon | 10–20 HST |
HST (Hari Setelah Tanam) menjadi salah satu indikator yang digunakan dalam memantau fase pertumbuhan tanaman. Perbedaan usia tanaman pada setiap wilayah perlu menjadi perhatian dalam pengelolaan air karena kebutuhan air tanaman dapat berbeda sesuai dengan fase pertumbuhannya.
Melalui monitoring secara rutin, petugas dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan tanaman sekaligus kondisi kebutuhan air di wilayah layanan. Informasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan dalam melakukan koordinasi dan pengaturan distribusi air irigasi secara lebih optimal.
D.I. Rawa Bulu memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian masyarakat di wilayah layanan UPTD PSDA Babat. Oleh karena itu, pemantauan kondisi tanaman dan ketersediaan air perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan irigasi dapat berjalan dengan baik.
UPTD PSDA Babat berkomitmen untuk terus melakukan monitoring kondisi tanaman, jaringan irigasi, serta ketersediaan air di wilayah kerja. Koordinasi dengan petani dan masyarakat pengguna air juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelayanan irigasi.
Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala dan pengelolaan air yang tepat, diharapkan kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi, pertumbuhan tanaman berjalan optimal, serta keberhasilan musim tanam dan produktivitas pertanian masyarakat dapat terus terjaga.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan




