Kedungpring, 2 Juni 2026 — UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) perkembangan tanaman di Daerah Irigasi Waduk Prijetan, Kecamatan Kedungpring, pada Selasa, 2 Juni 2026.
Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan tanaman di wilayah layanan irigasi sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan dan distribusi air irigasi dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan tanaman di lapangan.
Pemantauan perkembangan tanaman menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan irigasi. Dengan mengetahui kondisi tanaman secara langsung, petugas dapat memperoleh gambaran kebutuhan air di wilayah pelayanan dan melakukan koordinasi terkait pengaturan distribusi air apabila diperlukan.
Daerah Irigasi Waduk Prijetan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian masyarakat di wilayah Kecamatan Kedungpring dan sekitarnya. Oleh karena itu, pengelolaan jaringan irigasi dan pelayanan air perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi ketersediaan air serta kebutuhan para petani.
Dalam pelaksanaan pelayanan irigasi, UPTD PSDA Babat juga terus mendorong komunikasi dan koordinasi bersama masyarakat serta petani. Apabila terdapat kendala terkait distribusi air maupun informasi mengenai kondisi dan pengelolaan jaringan irigasi, masyarakat dapat berkoordinasi dengan petugas yang berada di lapangan.
Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pengelola sumber daya air dengan masyarakat pengguna air. Melalui koordinasi yang baik, berbagai kendala dapat diketahui lebih awal sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi dan kewenangan yang ada.
UPTD PSDA Babat berkomitmen untuk terus melakukan monitoring terhadap kondisi tanaman dan jaringan irigasi di wilayah kerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Upaya tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan pertanian, peningkatan produktivitas lahan, dan kesejahteraan petani.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan




