UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Karanggeneng melaksanakan monitoring kondisi waduk di wilayah kerjanya pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pemantauan rutin untuk mengetahui kondisi tampungan air sekaligus memastikan waduk tetap berfungsi optimal dalam mendukung pengelolaan sumber daya air.
Berdasarkan hasil monitoring, Waduk Makam Santri tercatat memiliki elevasi peilschaal 14,10 dengan volume tampungan 295.800 meter kubik atau sebesar 48,57 persen. Sementara itu, Waduk Jajong berada pada elevasi peilschaal 14,45 dengan volume 463.600 meter kubik atau 48,72 persen.
Adapun Waduk Paprit memiliki elevasi peilschaal 13,79 dengan volume tampungan sebesar 80.640 meter kubik atau 28,79 persen.
Data hasil monitoring menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan operasi dan pengelolaan sumber daya air, khususnya untuk mengetahui kondisi tampungan serta mendukung pengaturan pemanfaatan air sesuai kebutuhan di lapangan.
Pemantauan secara berkala juga menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi waduk tetap terjaga dan dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung pelayanan irigasi serta kebutuhan sektor pertanian.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan melalui UPTD PSDA Karanggeneng terus berkomitmen melaksanakan monitoring dan pengelolaan waduk secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keandalan infrastruktur sumber daya air sekaligus mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.




