Dalam rangka menjaga kestabilan debit air dan mengantisipasi terjadinya genangan pada area persawahan, UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kondisi Rawa Kwanon, sekaligus melakukan pembukaan pintu pembuang Padenganploso.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi muka air Rawa Kwanon tercatat pada elevasi peilschaal 2,80 meter, sementara normal peil berada pada angka 2,70 meter. Dengan volume air mencapai 1.620.000 meter kubik, kondisi tersebut menunjukkan adanya kenaikan debit air atau over sebesar 10 sentimeter di atas batas normal.
Sebagai langkah pengendalian, petugas melakukan pembukaan 1 pintu pembuang setinggi 20 sentimeter guna mempercepat aliran keluar air dan menurunkan elevasi secara bertahap agar tidak berdampak pada lahan pertanian di sekitarnya.
Selain itu, pada titik lokasi yang mengalami kebocoran, UPTD PSDA Babat bersama HIPPA setempat juga melaksanakan penanganan darurat sementara melalui pembendungan guna mencegah potensi kerusakan yang lebih besar serta menjaga fungsi infrastruktur pengairan tetap optimal.
Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat dan komitmen Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan dalam memastikan pengelolaan sumber daya air berjalan optimal, demi mendukung keberlangsungan sektor pertanian dan menjaga produktivitas lahan masyarakat.




