Babat, 10 Juni 2026 — UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Babat melaksanakan monitoring kondisi tampungan air pada sejumlah waduk dan rawa di wilayah kerja pada Rabu, 10 Juni 2026.
Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini ketersediaan air sekaligus menjadi bahan dalam pengelolaan dan pengaturan pelayanan air irigasi. Pemantauan secara berkala sangat penting, khususnya dalam menghadapi kondisi musim kemarau, agar ketersediaan air dapat dikelola secara efektif sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Berdasarkan hasil monitoring, kondisi tampungan pada waduk di wilayah kerja UPTD PSDA Babat tercatat sebagai berikut:
Kondisi Waduk
| No. | Waduk | Persentase Tampungan | Volume |
|---|---|---|---|
| 1 | Waduk Prijetan | 71% | 6.667.735 m³ |
| 2 | Waduk Sentir | 63% | 789.847 m³ |
| 3 | Waduk Bowo | 50% | 840.322 m³ |
| 4 | Waduk Kuripan | 50% | 41.500 m³ |
| 5 | Waduk Pading | 39% | 81.200 m³ |
| 6 | Waduk Kalen | 26% | 158.406 m³ |
Sementara itu, hasil pemantauan terhadap kondisi tampungan rawa menunjukkan data sebagai berikut:
Kondisi Rawa
| No. | Rawa | Persentase Tampungan | Volume |
| 1 | Rawa Kwanon | 99% | 1.500.000 m³ |
| 2 | Rawa Bulu | 98% | 2.520.000 m³ |
| 3 | Rawa Manyar | 90% | 2.552.000 m³ |
| 4 | Rawa Sogo | 38% | 220.400 m³ |
Data hasil monitoring tersebut menjadi salah satu dasar bagi UPTD PSDA Babat dalam melakukan evaluasi kondisi ketersediaan air dan menentukan langkah pengelolaan selanjutnya. Perbedaan tingkat tampungan pada setiap waduk dan rawa menunjukkan perlunya pengaturan air yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Pemantauan terhadap tampungan air juga berkaitan erat dengan pelayanan irigasi kepada masyarakat. Ketersediaan air yang terpantau dengan baik memungkinkan pengelolaan distribusi air dilakukan secara lebih terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan tanaman dan kondisi jaringan irigasi.
Dalam menghadapi musim kemarau, efisiensi penggunaan air menjadi semakin penting. UPTD PSDA Babat terus melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin untuk menjaga agar sumber daya air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian.
Melalui monitoring berkala, UPTD PSDA Babat berkomitmen menjaga keandalan pelayanan sumber daya air serta mendukung kebutuhan irigasi dan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Lamongan.
Air terpantau, ketersediaan terjaga, irigasi berkelanjutan, pertanian tetap produktif.
UPTD PSDA Babat
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan




