Lamongan, 20 Juni 2026 – UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Karanggeneng melakukan pemantauan kondisi tampungan waduk yang berada di wilayah kerjanya pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi elevasi, volume, dan persentase tampungan air sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi beberapa waduk tercatat sebagai berikut:
- Waduk Jajong
Elevasi Peilschaal: 15,98
Volume waduk: 836.920
Persentase: 87,95% - Waduk Makam Santri
Elevasi Peilschaal: 15,48
Volume waduk: 535.920
Persentase: 88,00% - Waduk Sumurgung
Elevasi Peilschaal: 14,46
Volume waduk: 226.540
Persentase: 63,42% - Waduk Paprit
Elevasi Peilschaal: 15,08
Volume waduk: 204.480
Persentase: 73,45%
Data kondisi waduk tersebut menjadi salah satu bahan monitoring dalam pengelolaan dan pelayanan sumber daya air, khususnya untuk mendukung kebutuhan air irigasi di wilayah kerja UPTD PSDA Karanggeneng.
Pemantauan elevasi dan volume tampungan secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui kondisi ketersediaan air serta membantu menentukan langkah pengelolaan dan distribusi air sesuai kebutuhan di lapangan. Dengan pengelolaan yang tepat, ketersediaan air diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian dan kebutuhan masyarakat.
UPTD PSDA Karanggeneng terus berkomitmen melakukan monitoring secara rutin serta menjaga infrastruktur sumber daya air agar dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Siaga mengelola air dan rawat infrastruktur.”




