Hardiknas 2026, Pemkab Lamongan Beri Apresiasi bagi Insan Pendidikan Berprestasi
Bertempat di Alun-alun Kabupaten Lamongan, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan penuh khidmat dan semangat pada Sabtu (2/5). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Yuhronur Efendi memberikan apresiasi khusus kepada para guru, siswa, dan penggerak pendidikan atas dedikasi serta inovasi mereka dalam memajukan kualitas pendidikan di Lamongan. Usai upacara, rangkaian Peringatan Hardiknas dilanjutkan dengan Tasyakuran di Pendopo Lokatantra disertai penyerahan penghargaan kepada insan pendidikan berprestasi.
Dalam amanatnya, Pak Yes membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Beliau menekankan bahwa Hardiknas tahun ini merupakan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali spirit pendidikan nasional melalui lima kebijakan strategis kementerian, antara lain, Revitalisasi Satuan Pendidikan, Kesejahteraan Guru, Pembelajaran Mendalam & Karakter, Literasi dan Numerasi, serta Aksesibilitas Pendidikan.
Sejalan dengan kebijakan nasional, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan langkah nyata melalui program Perintis yang memberikan beasiswa kepada lebih dari 7.598 penerima setiap tahunnya. Upaya ini diperkuat dengan inovasi Gardu Getar Desa (Gerakan Terpadu Gerebek Kesetaraan) yang telah menjangkau 2.276 warga belajar melalui layanan Paket A, B, dan C.
Selain itu, melalui program Gerakan Aksi Biru, Pemkab Lamongan berhasil menekan angka anak tidak sekolah secara signifikan, dari 7.553 anak pada Juni 2025 lalu menjadi 6.439 anak. Keberhasilan ini berdampak langsung pada tren positif Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan yang mencapai angka 76,81 pada tahun 2025.
"Peningkatan IPM ini didorong oleh rata-rata lama sekolah yang kini mencapai 8,73 tahun, harapan lama sekolah 14,4 tahun, dan indeks pendidikan 0,681. Prestasi ini juga tercermin dari 9 sekolah yang meraih predikat Adiwiyata serta 318 siswa yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional hingga internasional," ujar Pak Yes. (Nry)



