UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Kuro Kabupaten Lamongan bersama sejumlah instansi lintas sektor melaksanakan kerja bakti pembersihan penghalang air di Kali Malang dan Kali Keputran pada Sabtu, 02 Mei 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pembongkaran awir & anco, pembersihan sampah, dan tanaman liar yang menghambat aliran air pada saluran kali pembuang dari kawasan Bengawan Jero. Aksi gotong royong ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya PPK OP4 Bengawan Solo, PPK TPOP PU SDA Provinsi Jawa Timur, serta Camat Glagah dan Camat Deket. Kehadiran para Kepala Desa di sepanjang aliran Kali Malang dan Kali Keputran bersama Komunitas Peduli Sungai (KPS) Tirto Hadi dan Tirto Bonorowo turut mempercepat proses pembersihan tersebut.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk menjaga kebersihan dan kelancaran distribusi genangan demi menyukseskan program Musim Tanam (MT) II. Meskipun dilaksanakan pada hari libur kerja, para petugas dan relawan tetap turun ke lapangan guna memastikan debit air dapat mengalir maksimal ke pembuangan laut. Selain melibatkan unsur pemerintah, kegiatan ini juga diikuti oleh Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) Tirto Rejo Bengawan Jero. Sinergi antara penyedia infrastruktur pengairan dan pengguna air ini bertujuan untuk menciptakan manajemen irigasi yang lebih efektif dan partisipatif di tingkat bawah.
UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Kuro Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus mengawal kelancaran infrastruktur pengairan melalui pemantauan dan tindakan lapangan yang konsisten. Keberhasilan normalisasi ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.
— Kuro Dinamis —
“Dari Kuro untuk Lamongan: Mengelola Air, Membangun Negeri Sejahtera”



